SMA IKIP II Yogyakarta

SMA IKIP II Yogyakarta
Dahulu SMA N II IKIP Yogyakarta

Penghitung

Website counter
Tampilkan postingan dengan label Museum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Museum. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Juni 2011

Museum Benteng Vredeburg

Jalan Ahmad Yani No 6 Yogyakarta
Telp (0274)

Jam
buka :
Tiket
:

Pada awalnya museum benteng Vredeburg merupakan markas pertahanan Belanda yang dibangun sekitar tahun 1760. Diperbaiki tahun 1788 dan diberi nama Rustenberg yang berarti Benteng Peristirahatan, nama Vredeburg yang berarti Benteng Perdamaian dipakai pada tahun 1867 setelah renovasi kembali benteng yang rusak akibat gempa bumi.

Berdasarkan SK Mendikbud RI Nomor 0475/O/1991 tanggal 23 Nopember 1992 secara resmi Benteng Vredeburg menjadi Museum Khusus Perjuangan Nasional dengan nama Museum Benteng Yogyakarta.

Museum ini berbentuk persegi dengan Menara Pantau di keempat sudutnya dan dikelilingi parit diluarnya. Museum ini memiliki diorama mengenai Sejarah Perjuangan Indonesia serta koleksi seperti bangunan kuno (pintu gerbang, jembatan, tembok keliling, bangsal, parit), koleksi senjata, naskah, pakaian, foto dan lain-lain.

Beberapa fasilitas yang dapat dimanfaatkan masyarakat antara lain perpustakaan, ruang seminar, ruang pameran dan lain-lain.

Museum Sasana Wiratama "P Diponegoro"

Jalan HOS Cokroaminoto, Tegalrejo - Yogyakarta
Telp (0274)

Ja
m buka :
Senin - Sabtu, jam
08.00 - 13.00
Tiket :

Museum dibangun di atas kediaman Pangeran Diponegoro seluas 2 hektar atas inisiatif Jenderal Surono yang didukung Mayor Jenderal Widodo. Peresmian pembangunan tahap pertama dilakukan 9 Agustus 1969 oleh Jenderal Soeharto, dengan nama Sasana Wiratama yang artinya tempat prajurit. Koleksi yang terdapat di museum ini berbagai jenis senjata tradisional : tombak, keris, pedang dll.


Koleksi Masterpiecenya berupa ‘tembok berlubang’ digempur dengan tangan kosong yang menurut sejarah merupakan sarana meloloskan diri Pangeran Diponegoro dari kepungan kumpeni Belanda.

Di museum ini juga terdapat benda peninggalan Sri Sultan Hamengkubuwono II berupa ketipung (kendang kecil) dan wilahan bonang penembung yang terbuat dari kayu dan perunggu berwarna merah dan kuning berasal dari tahun 1752.

Museum lain yang berkaitan dengan kepahlawanan Pangeran Diponegoro terdapat di Daerah Magelang, tempat dimana beliau dikhianati dan ditawan oleh Belanda.

Museum menyediakan pendopo yang dapat digunakan untuk acara-acara umum seperti resepsi Pernikahan.